Teknologi Informasi

Teknologi informasi tiba-tiba saja menjadi nidan yang menarik digelti akhir-akhir ini. Bidang ini telah membuka banyak lapangan kerja. Di Indonesia meskipun belum begitu berkembang seperti dinegara maju teknologi informasi telah membuka peluang bagi jutaan pencari kerja. Indikasinnya, banyak universitas-universitas telah membuka program-program baru yang berkaitan dengan teknologi informasi. Bidang ini juga mendapatkan tempat dihati para pencari kerja. Bekerja di bidang ini merupakan suatu kebanggana. Di samping kebanggaan status social, bidang ini juga menjanjikan kemakmuran financial. Banyak perusahaan-perusahaan yang menjanjikan gaji dan fasilitas lebih untuk para pekerja TI. Melihat hal-hal tersebut, wajar saja ketika tiba-tiba bidang ini dibanjiri peminat dan pencari kerja. Bidang ini telah menjadi rebutan banyak orang. Dan tiba-tiba pula persaingan dalam bidang ini menjadi sangat ketat. Faktor yang turut memperketat persaingan adalah bidang ini terbuka dari berbagai latar belakang pendidikan.

Ketatnya persaingan yang membuat semua harus berlomba-lomba mencari bekal untuk memenangkan bursa kerja dunia teknologi informasi. Bagi Anda yang masih mahasiswa, dengan mengetahui medan pada waktu kerja nanti, Anda dapat memfokuskan semua waktu, usaha, dan dana untuk meraih posisi yang Anda inginkan. Dengan mengetahui medan sedini mungkinn, arah Anda menjadi lebih tajam. Kemampuan Anda dapat diasah secara mendalam. Bagaimanapun, kita semua diberi kesempatan yang sama oleh Tuhan, yakni 24 jam sehari. Tinggal bagaimana Anda memanfaatkannya.

Sebagai dampak dari kapitalisme, terjadi perkembangan yang lain Teknologi informasi dan komunikasi telah melakukan loncatan-loncatan yang memukau. Sesuatu yang dianggap hebat tahun lalu, telah menjadi ketinggalan zaman pada tahun ini. Sebagai contohnya yang paling nyata adalah teknologi computer dengan segala anaknya seperti telepon seluler yang menjadi semakin canggih dan menghibur. Kemajuan teknologi informasi dan telekomunikasi telah berhasil membuat masyarakat sekarang bisa dengan mudah mengakses informasi. Informasi tidak lagi semata-mata datang dari system social lokal. Masyarakat lokal masa kini dapat menyimak serta menganalisis segala hal yang terjadi di Negara lain. Informasu yang dulunya rahasia, sekarang telah menjadi makanan public (public-goods). Nyaris kita bisa mengakses segala informasi yang dulunya sangat sulit di dapat. Konsekuensinya tidak mengherankan apabila banyak kalangan menyebut abad 21 sebagai abad informasi. Informasi bergerak bebas, bahkan terkadang terlalu liar, masuk keluar batas system social. Hal ini membuat otoritas likal menjadi sulit menyampaikan informasi yang masih rahasia. Begitu bebasn menampung informasi dalam jumlah besar. Yang menjadi masalah dalam hal ini tidak hanya jumlah informasi yang diterima melainkan ada yang lebih penyting lagi, yaitu karakteristik informasi bersangkutan.

Anda ingin mendapatkan materi di atas secara full content???, Anda bisa bergabung di Layanan Membership Kumpulan Tugas akhir / skripsi, Tesis, Tugas Kuliah Secara Online dan Full Content. Klik banner di bawah ini:

Share Your Thoughts